Tuesday, September 09, 2008

Filsafat sekeping uang benggol

Seorang miskin menemukan uang benggol (uang koin kuno), dia menjual uang benggol itu ke toko barang antik, ternyata uang itu bernilai tinggi hingga bisa digunakan untuk membeli sekarung beras, masih sisa pula

orang miskin itu pun pulang, dalam perjalanan ia melihat setumpuk kayu yang dijual pemiliknya, kayu itu pun ia beli dengan sisa uangnya. Rencananya ia akan gunakan sebagai kayu bakar

saat berjalan pulang membawa kayu dan sekarung beras, seorang seniman ukir tertarik pada kayu yang ia bawa, lalu kayu itu dibeli dengan harga lebih mahal dari harga jual uang benggol tadi. katanya kayu itu akan digunakan untuk membuat karya seni ukir yang indah.

lalu pulangnya orang miskin tersebut membawa sekarung beras dan sekantung uang hasil penjualan kayu tersebut. Namun tak jauh dari rumahnya uang itu dijambret dan dibawa kabur oleh penjambret tersebut.

Istri orang miskin tersebut melihat kejadian dan menghambur ke suaminya,"Apa yang dijambret orang itu suamiku? Kenapa kau tak mengejarnya?"

Orang miskin tersebut menjawab,"Itu hanya uang benggol"

nb: Lama ga nulis, jadi kaku ya ....!?

Labels:

1 Comments:

At September 16, 2008 at 2:50 PM , Blogger tamhitam said...

alo pa iant :D salam kenal

hehe trus kelanjutannya gimana, jadi masak ga orang itu, kan kayu bakarnya ga ada.

uda bikin buku? saya juga suka nulis fiksi (dulu mantan wartawan). tapi belum sempet nelorin buku nih.

sekarang coba design n bisnis online. bisa dapat ratusan ribu perhari, lumayan. Rezeki hari ini

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home